Powered By Blogger

Sabtu, 21 Agustus 2010



Walcott Tiga, Arsenal Lipat Blackpool




London
- Arsenal memetik hasil mantap di laga keduanya di Liga Primer musim ini. Kemenangan 6-0 dipetik atas tim promosi Blackpool. Theo Walcott menjadi bintang dengan mencetak hat-trick.

Dalam laga yang digelar di Emirates Stadium, Sabtu (21/8/2010) malam WIB Walcott mencetak dua gol di babak pertama dan satu di babak kedua. Tiga gol lain bagi Arsenal dibukukan lewat penalti Andrei Arshavin, Abou Diaby dan Marouane Chamakh.

Blackpool sendiri harus bermain sepuluh orang sejak pertengahan babak pertama setelah Ian Evatt menerima kartu merah.

Dengan hasil ini tim asuhan Arsene Wenger memuncaki klasemen sementara dengan poin empat.

Jalannya Pertandingan

Arsenal memiliki kans menit kedelapan. Namun umpan matang Theo Walcott dari sisi kiri kotak penalti tidak ada yang menerima.

Dua menit berselang giliran tim tamu yang mengancam. Menerima sodoran dari Eliot Grandin, David Vaughan melepas tembakan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditangkap Manuel Almunia.

Arsenal membuka skor di menit ke-11 melalui kaki Theo Walcott. Gol ini berawal dari bola sodoran Andrei Arshavin. Walcott yang melakukan tusukan dan tak terkawal di sisi kanan kotak penalti, melepas tembakan yang mengarah ke tiang jauh dan gagal dibendung kiper Blackpool Matthew Gilks.

Empat menit berselang, kans Blackpool melalui tandukan Gary Taylor Fletcher yang memanfaatkan bola silang Stephen Crainey masih di samping gawang Almunia.

Arshavin! Menit ke-22, Arsenal hampir menambah keunggulan. Umpan terukur Walcott dari sisi kanan disambut oleh pemain Rusia itu. Namun sepakannya masih bisa ditangkal Gilks.

Semenit berselang tim London Utara kembali punya peluang yang kembali diarsiteki Walcott. Terobosan pemain bernomor 14 itu dilanjutkan Marouane Chamakh dengan sebuah eksekusi yang masih melenceng tipis dari gawang tim tamu.

Arsenal mendapatkan hadiah penalti di menit ke-31 usai Ian Evatt melakukan pelanggaran terhadap Chamakh. Pelanggara ini juga berbuah kartu merah terhadap Evatt.

Eksekusi yang dilancarkan Arshavin arahnya sebenarnya berhasil ditebak Gilks, namun kiper Blackpool itu tetap gagal membendung bola. 2-0 tim Gudang Peluru memimpin.

Kerjasama Walcott dengan Chamakh di menit ke-36 hampir melahirkan gol ketiga bagi Arsenal. Namun eksekusi Chamakh masih bisa disapu oleh kaki Gilks. Semenit berselang, tendangan Arshavin masih menyamping dari gawang tim berjuluk The Seasiders.

Papan skor berubah menjadi 3-0 untuk pasukan Arsene Wenger di menit ke-39. Gol ketiga ini disunting oleh Walcott. Menerima umpan dari Jack Wilshere, Walcott yang dibayangi Dekel Keinan berhasil mengelabui pengawalnya dan melepas tembakan datar untuk merobek gawang Blackpool.

Walcott kembali nyaris menambah keunggulan semenit berselang. Namun tendangan pemain berusia 21 tahun ini masih bisa ditangkap Gilks.

Unggul jumlah pemain membuat tuan rumah leluasa menekan Blackpool. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Baru empat menit babak kedua berjalan, Arsenal sudah menambah keunggulannya melalui sepakan Abou Diaby.

Gol keempat tim London Utara diawali oleh umpan silang Bacary Sagna dari sayap kanan. Bola disambut Diaby yang tak terkawal di kotak penalti untuk merobek gawang Blackpool.

Walcott menunjukkan kualitasnya dengan mengoyak gawang tim promosi Premier League itu untuk kelima kalinya.

Hattrick Walcott tercipta di menit ke-58. Meski dibayangi tiga pemain lawan, namun pemain nasional Inggris ini mampu melepas tembakan yang bersarang di pojok kanan gawang Blackpool. Kiper Gilks tidak bereaksi terhadap tendangan tersebut.

Arsenal hampir mencetak gol keenamnya beberapa saat setelahnya. Umpan Arshavin dari sayap kiri mengarah ke Chamakh. Pemain asal Maroko itu sebenarnya berdiri tak terkawal, namun upayanya masih melambung dari gawang Blackpool.

Arsenal memetik gol keenam melalui Marouane Chamakh di menit ke-83. Tandukan pemain asal Maroko ini yang menyambut sepak pojok menggetarkan jala Gilks.

Skor 6-0 bertahan hingga laga ditutup.

Susunan Pemain

Arsenal: Almunia; Vermaelen, Song, Clichy, Sagna, Diaby (Fabregas 61'), Wilshere, Rosicky, Arshavin (Van Persie 61'), Chamakh, Walcott (Vela 66')

Blackpool: Gilks; Evatt, Cathcart, Crainey, Baptiste, Sylvestre (Keinan 37'), Adam, Vaughan, Taylor-Fletcher (Demontagnac 56'), Harewood (Ormerod 56'), Grandin
( nar / krs )

Jumat, 20 Agustus 2010


Anggota Baru Akatsuki





Tobi menjadi anggota Akatsuki sesudah kematian Sasori dan menjadi partnernya Deidara. Tobi tak lain dan bukan merupakan Madara Uchiha yang merupakan salah satu pendiriKonoha.
Dia telah dibunuh oleh Hokage Pertama di Valley of The End. Sampai sekarang,belum ada yang tahu bagaimana ia bisa hidup lagi, dan juga mengapa dia sampai menjadi anggota Akatsuki. Tobi sebelumnya adalah bawahan Zetsu. Ia memakai cincin yang sebelumnya dipakai oleh Sasori. Dalam pertarungan Deidara melawan Sasuke, Tobi terperangkap dalam ledakan bunuh diri Deidara. Kemudian Zetsu menduga bahwa Tobi telah mati dalam ledakan tersebut. Tidak seperti kebanyakan ninja pada umumnya, tobi tidak menggunakan pelindung kepala sehingga desa asalnya masih belum diketahui, sampai Ia mengungkap identitasnya sendiri setelah kematian Deidara. Ia memakai topeng aneh yang menutupi seluruh wajahnya, sehingga hanya mata kanannya yang kelihatan, yang kemudian diketahui adalah Sharingan.Keahlian Tobi masih belum jelas, karena tidak pernah diperlihatkan bagaimana ia bertarung. Ia dan Deidara
mengalahkan Bijuu berekor tiga, tetapi Tobi diperlihatkan tidak melakukan apa-apa, melainkan ia lari dari Bijuu tersebut. Setelah pertarungan, Tobi mengklaim bahwa ia mengalahkan bijuu tersebut hanya dengan satu serangan. Deidara tidak setuju dan mengatakan bahwa itu adalah sebuah "kontribusi seni" (ledakan tanah liat) yang membawanya pada kemenangan. Dalam pertarungannya melawan Sasuke, Tobi menunjukan kemampuannya untuk memulihkan diri dari serangan yang fatal. Setelah terpotong oleh pedangnya Sasuke, Tobi terjatuh dan kembali berdiri hanya dalam beberapa detik dan hanya mengeluh tentang kecepatan serangan tersebut. Dari sini, Tobi tidak lagi mempertunjukan teknik apapun. Menurut Pein, seseorang seperti Tobi bisa didapatkan kapan saja jika dibutuhkan, sedangnkan Deidara digambarkan unik, menyatakan secara tidak langsung bahwa Tobi adalah salah satu anggota terlemah dalam Akatsuki.
Tobi memiliki gaya bicara yang resmi dan benar. Walaupun penampilan fisiknya masih menyisahkan misteri, Zetsu secara tidak langsunng menyatakan bahwa Tobi masih muda, sementara sisi yang lain dari Zetsu mengatakan bahwa Tobi adalah "anak baik". Tobi sangat menghormati Deidara, dan sering memanggilnya dengan sebutan Deidara-senpai. Kepribadian Tobi agak sedikit ganjil jika dibandingkan dengan anggota Akatsuki yang lain. Sementara anggota yang lain sangat berdedikasi dan serius, meskipun sering terjadi pertentangan pendapat, Tobi lebih santai dan agak konyol, seperti Naruto. Kepribadiannya tidak disukai Deidara, yang meyakini bahwa semua Aktsuki seharusnya bersikap serius dan tenang. Tobi tanpa sengaja sering menjengkelkan Deidara, yang mengakibatkan Deidara menyerang Tobi dalam sebuah aksi komedi. Di sisi yang lain, Kisame menghargai kemampuan Tobi yang membuat ceria organisasi mereka yang suram.Tobi kemudian muncul sebagai dalang di balik Akatsuki.Pemimpin ini mengisyaratkan tentang tujuan akhir Akatsuki yang berhubungan dengan Sharingan. Setelah pertemuan ini Tobi menghubungkan dirinya sebagai Madara Uchiha. Ia juga mengklaim bahwa ia memiliki kekuatan Sharingan yang sebenarnya.